Posts

Showing posts from February, 2011

Pasopati III: Angelover

Fikri atau Fix de Angelo yang hebat dalam soal percintaan sebenarnya dulu hanya laki-laki yang selalu dipecundangi oleh para perempuan. Kisahnya berawal saat dia pertama kali bertemu dengan Eka. Mereka bertemu secara tidak sengaja saat Eka disuruh menyelidiki tentang Fix yang saat itu sedang mendekati temannya. “Hari yang melelahkan” gerutu Fix dalam hatinya sambil berjalan menuju kelasnya. Tapi tepat di depan pintu dia bertabrakan dengan seorang perempuan yang hendak keluar. “Aduh!” rintih perempuan itu. Lalu mereka berdua pun jatuh berhadapan. “Aduh.. kamu kalau jalan lihat-lihat dong..” gerutu perempuan itu sambil merintih kesakitan. “Ya ini juga aku lihat kok. Kalau gak lihat mah pastinya aku bakalan pake kacamata hitam dan membawa tongkat.” Tukas Fix dengan cerdik. “Ah.. terserah kamu saja deh.” sahut perempuan itu. Fix pun menyodorkan tangannya bermaksud memberi bantuan. Tapi tiba-tiba ada yang menariknya dari belakang sehingga ia pun terjatuh lagi dan terjungkir kebelakang. “Go...

Pasopati II: Flashback Of Eka, bagian 5

Eka mampu mengalahkan ke 10 orang yang di bawanya ke depan sekolah. Sementara itu Rahmat juga bisa mengalahkan orang-orang yang digiringnya juga. Tapi berbeda dengan Richie yang mulai kewalahan melawan 10 orang sekaligus. Saat Richie sudah terdesak tiba-tiba datang bantuan dari Joe dan kawan-kawan. “Lu gak apa-apa kan?” tanya Joe pada Richie yang terduduk di tanah karena terdesak. “Ya, untung aja kalian datang.” sahut Richie sambil mencoba bangkit. Kemudian Richie dan Joe CS pun melawan kesepuluh orang itu. Sekarang mereka jadi 5 lawan 10. Sementara itu, Eka dan Rahmat pergi ke halaman tengah untuk berhadapan dengan ketua geng motor itu. “Rahmat, kau sudah kalahkan mereka?” tanya Eka yang berpapasan dengan Rahmat di depan kelas mereka. “Yes, I do. Oh ya, dimana Richie?” jawab Rahmat sambil balik nanya. “Hmm.. mungkin masih bertarung. Bagaimana kalau kita langsung hadapi saja ketuanya.” ajak Eka. “Come on!” terima Rahmat. Kemudian Eka dan Rahmat pun menghampiri ketua geng motor itu. “H...

Pasopati II: Flashback Of Eka, bagian 4

Eka yang putus asa berkata pada Isti dan Rahmat, “Kemana saja asal terjauh dari yang namanya cinta.”. Itulah yang dikatakan oleh Eka sambil berlalu pergi dari mereka berdua. “Rahmat, gimana nih?” tanya Isti yang mulai cemas. “Hmm.. sore ini kita kumpul di Base Camp. Kita selidiki apa penyebabnya bersama-sama.” ujar Rahmat dengan nada serius. “Baiklah.” terima Isti. Sore harinya pun mereka berkumpul di Base Camp. Rahmat, Richie, dan Isti merundingkan tentang Eka. “Baiklah, tadi pagi aku dan Isti bertemu Eka. Tapi dia tampak aneh. Dia seperti yang sedang putus asa. Jadi, apa kamu punya masukan sesuatu, Richie?” tanya Rahmat setelah menjelaskan tentang Eka. “Mungkin ini ada kaitannya sama Ihat.” jawab Richie. “True. Maybe that the reason what make Eka be despair. Maybe ada apa-apa antara Eka dan Ihat.” sahut Rahmat membenarkan. “Ihat. Memang ada hubungan apa Eka dengan Ihat?” tanya Isti, penasaran. “Jawab jangan, mat?” bisik Richie menanyakan pendapat Rahmat. “Jawab aja lah.” sahut Rahma...

Pasopati II: Flashback Of Eka, bagian 3

Eka dan kawan-kawan berhasil masuk ke dalam pondok itu. Mereka terbagi dalam 2 tim, tim 1 sebagai pengalih perhatian, sedangkan tim 2 bertugas mencari bos dan dalang dari semua ini. Tim 2 yang di pimpin oleh Rahmat, melakukan penyerangan dari arah belakang. Mereka masuk lewat pintu belakang dan menyusup tanpa suara. Disana hampir tak ada penjaga karena semuanya teralihkan oleh tim 1 yang di pimpin oleh Eka. Tim 2 memeriksa s a tu persatu ruangan yang ada. Dan hampir semuanya hanyalah ruang kosong atau hanya gudang. Mereka pun mencoba pergi ke lantai atas. “Rahmat, sebenarnya kita sedang mencari apa?” tanya Sinta. “Kita akan cari Dion dan sekaligus boss dari mereka yang menculik Dion.” jawab Rahmat dengan berbisik karena mereka sedang mengendap-ngendap. “Sst..” Rahmat memberi isyarat agar timnya tetap diam karena mereka melihat seorang penjaga di depannya. Kemudian Rahmat pun mengendap-ngendap berjalan ke belakang penjaga itu lalu memukul pundak penjaga itu hingga pingsan. “Ok! Clear...

Pasopati II: Flashback Of Eka, bagian 2

Eka dan kawan-kawan mulai melakukan penyelidikannya lagi. Sekarang giliran rumah Dion, sang pacar dari Rita si korban. Karena itu hari minggu, jadi mereka bisa melakukan penyelaidikan lebih awal. Pagi-pagi sekali mereka sudah berkumpul di base camp untuk siap-siap berangkat. Karena memang mereka harus membagi tugas lagi. Di ruang berunding mereka pun mulai melakukan pembicaraan. “Hari ini kita akan mulai menggeledah, karena aku sudah mendapatkan surat ijin penggeledahan.” ujar Eka sambil menunjukan secarik kertas yang berisikan ijin penggeledahan dari polisi. “Oh ya, surat I’m mana? Kan waktu itu I’m minta surat ijin penggunaan kekerasan ke polisi friend mu itu.” tanya Rahmat. “Oh iya, ini suratnya.” sahut Eka sambil memberikan surat yang diminta oleh Rahmat tersebut. “Sekarang kita akan membagi tugas lagi. Richie akan menggeledah di kamarnya Dion. Rahmat coba tanya-tanya ke orang tuanya masalah si Dion ini. Sementara aku akan tanyakan pada seseorang yang sudah janji akan aku tanyai...

Pasopati II: Flashback Of Eka, bagian 1

Image
Untuk mengetahui penyebab Eka jadi pendiam, kita harus kembali ke masa lalu Eka. Eka mengalami trauma cinta dua kali. Yang pertama kali terjadi saat dia masih SMP, dan yang kedua terjadi saat dia kelas 1 SMA semester akhir. Kedua kejadian inilah yang disebutkan oleh Fix sebagai ‘tragedi cinta’. Di mulai saat dia SMP kelas 3 di SMPN 2 Bungursari . Saat itu dia belum begitu dingin pada perempuan. Dia punya ciri khas payung hitam yang selalu dibawa kemanapun ia pergi. Dia juga sering dikucilkan karena sifatnya yang nampak seperti orang bodoh dan kebiasaannya membawa payung tersebut. Di suatu pagi, seperti biasa Eka pergi sekolah dan melangkah dengan penuh semangat sambil memutar-mutar payungnya di sebelah kanannya. Dia bisa melakukan itu karena payungnya sekali buka, bukan payung lipat. Saat sampai di sekolah, di gerbang dia berpapasan dengan salah satu sahabat karibnya saat itu. Namanya adalah Richie. Dia orangnya keren, gaul, dan jago dalam hal permesinan. Dia salah satu dari 3 detekt...