Memo, chapter 57 - Menyelamatkan Puteri
Sindy dan Arya sedang ada di dekat pintu gerbang sekolah. Mereka duduk-duduk di pos satpam sambil mengobrol melihat mobil yang lewat. "Menurut senior antara sepeda motor dan mobil lebih baik mana?" tanya Arya. "Hmm.. aku tidak tahu yang mana yang baik dan yang mana yang jahat. Aku belum pernah membuat cerita tentang mobil ataupun sepeda motor." jawab Sindy. "Hah? Maksudku bukan itu!" bentak Arya. "Lho, emang Arya juga belum pernah menulis cerita tenang mobil dan sepeda motor?" tanya Sindy. "Ya, aku juga belum pernah. Hei tunggu sebentar! Sudah kubilang bukan itu yang aku maksud!" jawab Arya. "Kalau begitu nanti kita menulis cerita tentang mobil dan sepeda motor yuk!" ajak Sindy sambil tersenyum. "Sudah kukatakan maksud pertanyaanku tadi bukan itu!!!" teriak Arya karena kesal. Tiba-tiba ponsel Arya berbunyi sepertinya ada pesan LINE yang masuk. Jadi Arya mengeluarkan ponselnya dan membalas pesan itu. "Dari siapa?...