Memo, chapter 21 - Pemilihan Ketua Kelas
Pemilihan ketua kelas digelar di kelas X-1. Saat guru menanyakan siapa yang mengajukan jadi ketua kelas, seketika kelas langsung saja hening. Banyak orang disana tapi hanya jangkrik yang bersuara. "Ada apa dengan semua semangat kalian? Apa ini karena panas? Tidak mungkin. Seharusnya semangat kalian juga terbakar kalau karena panas. Tapi kalian begitu dingin." ujar guru tua di depan kelas. "Ia punya kemampuan berbicara yang bagus untuk orang yang sudah tua." ujar Digna dengan suara pelan. "Jangan remehkan orang tua. Mereka sudah hidup lebih lama daripada kita. Mereka tahu lebih banyak dari kita." sahut Arya. "Nama bapak adalah Ahmad Dahlan. Jika kalian tidak ada yang bersedia mengajukan diri, maka bapak yang akan menunjuk kalian secara acak." ujar pak tua didepan kelas sambil menegakkan badannya. "YSG dari Bleach kah?!" ucap Arya terkejut saat melihat ternyata badan kakek bernama Ahmad Dahlan itu masih tegak. "Siapapun yang te...