Posts

Showing posts from 2011

God Gendros Generations (3G), part 9

Image
Abdul terperosok ke dalam danau es. Sementara Netros di bawa oleh para siluman babon untuk di persembahkan pada rajanya. Di saat-saat seperti itu datang sesosok makhluk besar menyelamatkan Abdul yg terperosok dan tenggelam di danau es, makhluk itu pun menariknya keluar dan membawanya pergi. Malam harinya, Abdul pun tersadar dan bangun. “Ada dimana aku?” ucapnya sambil melihat ke kiri dan ke kanan. Ternyata dia ada di sebuah gua besar. Di dalam gua itu tampak seperti rumah besar yg megah. Dan Abdul sedang berada di salah satu kamarnya. Kemudian ada yg membukakan pintu kamar itu. “Oh kamu sudah sadar. Ayo kita segera pergi ke ruang makan. Kita makan dulu.” Kata seorang perempuan yg membukakan pintu tersebut. “Ah.. baiklah.” Sahut Abdul sambil bangun dari tempat tidurnya dan mengikuti perempuan itu. Mereka pun tiba di sebuah ruang makan yg besar dengan meja yg panjang. Disana sudah banyak sekali orang yg menunggu Abdul. “Mereka siapa?” tanya Abdul pada perempuan yg mengantarnya. “Mere...

God Gendros Generations (3G), part 8

            Abdul berusaha menghindari serangan-serangan Selodom dan sementara itu Netros berhasil menyelamatkan Aisyah dari serangan raja kalajengking. “Kenapa kau terus menghindar, bocah? Apa kau sudah kehilangan keberanianmu? Haha..” ujar Selodom sembari menembaki Abdul dengan bola api. “Aisyah, kamu diamlah disini. Aku akan membantu Abdul.” Kata Netros sambil menurunkan tubuh Aisyah di bawah pohon. “Mmh.. baiklah.” Terima Aisyah. Netros pun tersenyum lalu lari lagi ke tengah pertempuran. “Tapi berjanjilah untuk kembali!” teriak Aisyah dengan nada khawatir. “Tenang saja, aku takkan mati disini.” Sahut Netros. “Oke, sekarang akan kugunakan jurus andalanku. Teknik Putaran, Roda Kematian! ” ucap Netros yg lalu membulatkan tubuhnya dan menggelinding ke arah Selodom dengan sangat cepat. Selodom tak sempat menghindar dan kena telak di rusuk kanannya. Selodom pun berguling-guling karena terkena serangan itu. “Keparat! Gajah itu geraka...

God Gendros Generations (3G), part 7

            Abdul berusaha menolong Netros yg terjebak pasir hisap, namun di sisi lain dia juga terancam 2 tangan pencakip yg siap mencengkeramnya. “Ah.. bagaimana ini? Kita terpojok.” Ujar Abdul sambil berusaha menarik Netros. “Sudahlah, lepaskan saja aku. Selamatkan dirimu!” suruh Netros pada Abdul. “Tidak! Aku takkan pernah melepaskan kamu. Kita akan selalu bersama, selamanya.” Tolak Abdul. Tiba-tiba ada suara elang dari arah langit. Dan secepat kilat Abdul dan Netros menghilang dari tempat itu dan jatuh di tempat lain. “Hah.. ada dimana ini? Apa yg terjadi?” ucap Abdul bertanya-tanya. “Tenang saja, kami baru saja menyelamatkanmu dari Raja Kalajengking. Sekarang kamu aman.” Jawab seseorang dari atas. Ternyata itu adalah para siluman elang gurun. “Hmm.. kulihat kamu adalah salah satu dari kami ya?” sambung teman siluman elang itu. “Kalian berasal dari mana?” tanya siluman elang yg bicara pertama kali. “Hmm.. aku tidak tahu. Aku ...

God Gendros Generations (3G), part 6

            Netros telah tiada mengorbankan dirinya untuk melindungi Ariel dkk. Sebagai sahabat, Abdul pun merasa sedih akan hal itu. Ia kehilangan sahabat yg selalu bersamanya sejak masih kecil. Dia masih teringat saat-saat tertawa bersama, dan menangis bersama. Saling berbagi dan saling memperbaiki. Sejak kecil kemana-mana mereka selalu berdua. “Kita istirahat dulu disini.” Ucap Abdul sambil tertunduk lesu menyuruh semuanya untuk istirahat, karena hari sudah malam. Saat itu mereka ada di sebuah gunung. “Kalian semua cepatlah tidur. Besok kita pagi-pagi sekali berangkat.” Suruh Abdul lagi pada yg lain dengan mata sayu. Kemudian semuanya pun tidur, kecuali Ariel dan Gredo. Seperti biasa Gredo memang suka terbang kemudian mencari makanan di tengah malam. Dan sementara Ariel tidak bisa tidur karena memikirkan sesuatu hal. Dia berusaha memejamkan matanya namun tak pernah bisa tidur. Tiba-tiba terdengar suara kepakan sayap dari arah b...

God Gendros Generations (3G), part 5

            Para Gendros dan dewa telah pergi meninggalkan Netros untuk melawan Greg sendirian. Netros sudah bersiap mengumpulkan tenaganya. “Teknik Membatu!” ucapnya dengan keras memanggil kemampuannya. Tubuhnya pun jadi mengeras sekeras batu. “Hooaaa.. gajah sialan. Sekarang kau akan mati!” teriak Greg dari depan terbang dengan kecepatan tinggi. Kemudian berputar lalu menendang Netros. Dengan mudah Netros menahannya karena tubuhnya keras. “Apa ini? Kenapa tendanganku tidak melukainya?” ucap Greg. “Sayang sekali, sekarang aku sudah gunakan kemampuanku untuk mengeraskan tubuh.” Sahut Netros sambil tersenyum. “Kalau begitu bagaimana dengan yg ini.” Ujar Greg yg lalu memutar tubuhnya sehingga mirip seperti bor. Dengan 2 pasang sayap dia tidak kesulitan melakukan hal tersebut. Tubuh Netros pun retak terkena serangan itu. “Apa?!” ucapnya terkejut dengan apa yg dilihatnya. Lalu Netros pun memundurkan kaki kirinya dan membalikan badanny...

God Gendros Generations (3G), part 4

                Netros sedang bertempur dengan sengit melawan komandan Greg. Sedangkan Randon, terbang menuju tempatnya Abdul. Dia berusaha terbang secepat mungkin. Sementara itu Abdul sedang berjalan dengan santai menuju markas karena tugasnya sudah selesai. Di saat seperti itu, ia merasakan seseorang datang menuju ke arahnya. Saat ia melihat ke langit, ia melihat Randon terbang ke arahnya dengan kecepatan tinggi. “Ada apa ini? Kenapa dia malah kemari?” ucap Abdul bertanya-tanya. “Siapa yg sedang kemari, guru?” tanya Thony. “Randon.” Jawab Abdul. Kemudian Abdul pun terbang ke arah Randon. “Guru Abdul!!” panggil Randon. “Iya ada apa? Kenapa kau malah terbang kemari? Bukannya kau seharusnya membantu gurumu disana?” tanya Abdul keheranan. “Kami terpojok. Disana pasukannya di pimpin oleh orang yg sangat kuat. Guru Netros kewalahan melawannya.” Jawab Randon menjelaskan semuanya. “Benarkah? Memang siapa yg sedang ia...

God Gendros Generations (3G), part 3

            Para dewa dan Gendros berhasil terhindar dari bahaya, namun mereka tidak sadar kalau bahaya yg sebenarnya ada di depan mereka. Salah satu pasukan anjing berhasil selamat dan berhasil sampai ke tenda kapten Satron, dimana disana juga ada komandan Greg juga sedang bersantai. “Kapten! Kapten!” teriak siluman anjing yg berhasil selamat tersebut sambil berlari tergesa-gesa menuju kedalam tenda. “Ada apa? Mana yg lainnya?” tanya kapten Satron sambil berdiri dari kursinya. “Yg lain gugur, kapten. Tinggal saya sendiri saja. Mereka menyadari kehadiran kami. Teman-teman kami berusaha melindungi kami dan mengorbankan dirinya. Namun 4 teman saya tewas oleh salah seorang Gendros yg ahli panah. Dan tinggal saya saja yg berhasil selamat.” Jelas siluman anjing tersebut. “Terus apa kau berhasil menemukan mereka?” tanya kapten Satron lagi. “Ya, tuan. Bahkan lebih bagus lagi. Saya menemukan markas besar mereka. Tepatnya ada di sebuah gua d...

God Gendros Generations (3G), part 2

            Ariel dan Gredo melakukan perjalanan menuju barat. Mereka tak sadar kalau sebenarnya mereka sedang di hadang oleh bahaya. Saat itu adalah malam bulan purnama, dan mereka sedang melintas di tengah hutan. “Perasaanku tidak enak, Gredo.” Ujar Ariel pada Gredo yg berjalan di sampingnya. “Sudah, kau tenang saja. Sekarang kan aku sudah bisa mengendalikan kekuatanku.” Sahut Gredo berusaha menenagkan Ariel. “Aku mencium bau anjing.” Ucap Ariel sambil mengendus-ngendus udara sekitar. “Wah.. apa hidungmu konslet ya? Aku gak nyium apa-apa kok.” Gerutu Gredo. “Ayolah.. aku serius. Mereka datang dari sebelah kiri.” Tegas Ariel dengan nada serius. “Mereka?!” ucap Gredo terkejut. Lalu secara tiba-tiba ada pasukan anjing datang dari semak dan berusaha menyerang mereka. Namun dengan gesit Gredo berhasil menghentikan mereka semua dengan kedua tangannya. “Sekarang dari sebelah kanan!” teriak Ariel sambil menoleh ke arah kanan. “Sial!” peki...

God Gendros Generations (3G), part 1

                Di suatu masa yg suram dimana terjadi kebocoran dunia para siluman dan dunia manusia yg menyebabkan kedua dunia tersebut menjadi satu. Perkawinan antara manusia dan siluman pun tak dapat dihindarkan. Dan yg dihasilkan adalah ras persilangan baru yg sangat unggul dan punya kekuatan yg amat besar. Dan manusia hasil dari perkawinan siluman dan manusia itu disebut Gendros. Bahkan melebihi kekuatan orang tuanya. Di suatu kampung kecil, hiduplah seorang pemuda tampan hasil persilangan manusia dan siluman. Namanya adalah Ariel. Dia tinggal bersama ibunya sejak ia lahir. Sedangkan ayahnya telah mati saat menghadapi raja siluman yg bernama Damian yg berusaha membinasakan para Gendros, termasuk anaknya. Ariel dan ibunya pergi ke sebuah perkampungan kecil untuk menghindar dari para siluman yg ingin menyerang Ariel. Tidak seperti Gendros yg lain, Ariel tidak menunjukkan tanda-tanda kekuatan luar biasa saat la...

Pasopati IV: Rage Race, bagian 1

Sewaktu Eka kelas 1, ia banyak menangani kasus cinta teman-temannya. Salah satunya adalah kasus Andri, salah satu anggota Pasopati Boys. Dia punya masalah karena menyukai Alista atau Liez yang di perebutkan oleh banyak ketua geng motor. Andri saat itu masih belum bisa mngendarai motor dengan baik. Sampai akhirnya Eka datang dan memperkenalkannya pada Richie CS. Cerita di mulai saat kasus Fix selesai. Saat itu adalah musim hujan terdingin sepanjang bulan. Saat itu Eka kebetulan lewat di sebuah jalanan sepi dan tiba-tiba ada suara motor ngebut dari arah depan lewat di sampingnya dengan cepat. “Apa-apaan bocah itu. Udah bosan hidup mungkin.” gerutu Eka sambil meneruskan langkahnya. Tapi saat sedang berjalan sambil menunduk, ia menemukan secarik kertas. Di kertas itu tertulis, ‘jika ingin mendapatkan Liez, kau harus menang kompetisi dalam 6 balapan dengan 6 lintasan. Dalam balapan ini di perbolehkan membawa senjata untuk menyerang lawan. Dan jika si pembalap ketahuan polisi, maka ada 2 p...

Sanghyang Jagat Dinata

Bumi kita yang kita tahu sepertinya baik-baik saja sebenarnya sedang kritis keadaannya. Kadang kita lupa untuk bersyukur pada yang kuasa atas semua kenikmatan yang telah kita peroleh di atas bumi ini. Di ceritakan di kampung Tumaritis desa Kendal Gorowong, Semar beserta ketiga anaknya sedang beristirahat di sebuah saung di pinggir sawah. Sambil beristirahat, mereka membicarakan keadaan bumi yang makin panas aja. “Aduh gerah banget nih gua. Maunya sih buka baju, tapi malu euy. Badan gak ada isinya, tulang melulu. He..he..” ucap Cepot, anak sulung Semar. “Alah.. ngapain malu-malu, gak bakalan ada yang lihat ini. Emangnya siapa yang mau lihat kakak. Jangankan melihat, mendengar nama kakak saja udah pada ogah. He..he..” sahut Gareng, anak Semar yang paling bungsu. “Ngomong apa kau tadi?” tanya Cepot saat mendengar ucapan Gareng tersebut. “Ah gak ngomong apa-apa. Saya mah tadi lagi berdehem aja.” Jawab Gareng mencoba ngeles karena dia tahu Cepot sedang marah yang terlihat dari sorot matan...

Said 3: Ririn Chronicles

Ririn yang kita tahu adalah perempuan yang selalu berkorban demi Dani dan Iweth ternyata mencintai Dani seperti halnya Iweth. Ririn sangat ingin memiliki Dani, tapi dia rela mengorbankan keinginannya itu demi terjaganya hubungan Dani dan Iweth. Tidak lama setelah Iweth berubah, Ririn pun bermaksud untuk memasrahkan Dani. Saat akhir semester 1, Ririn yang sedang berjalan sendiri di jalan menuju rumahnya, termenung sembari berpikkir, “Apa aku bisa lewati semua ini? Tapi tak mungkin Iweth mau membagi Dani untukku. Mungkinkah ku pasrahkan saja Dani untuk Iweth saja dan ku pergi?”. Ririn terus-menerus bergumam tentang hal itu dalam pikirannya hingga ia sampai di rumah. Saat sampai di rumah, Ririn langsung masuk ke kamarnya. Ibunya pun merasa aneh dengan Ririn yang biasanya ceria sekarang jadi murung. “Ada apa dengan anak itu? Gak biasanya dia murung gitu.” ujar ibunya Ririn yang sedang nonton TV di ruang tengah dan melihat Ririn masuk ke kamar dengan wajah di tekuk. Maka ia pun masuk ke k...

Said 2 Much

                Dani dan Iweth yang punya kepribadian berbeda 180 0 menjalani hubungan asmara yang cukup panjang hingga mereka sekarang sudah kelas 3. Dan akhirnya mereka di pertemukan kembali dengan beberapa masalah. Cerita di mulai di minggu pagi saat mereka sedang berjalan-jalan berdua di sekitar kompleks perumahan mereka. Mereka sedang bermesra bermadu kasih sambil berjalan santai. Tiba-tiba Dani ijin mau ke WC, “Hmm.. weth, aku mau kesana dulu ya. Kamu tunggu disini saja dulu.” pinta Dani sambil menunjuk sebuah WC umum. “Ya, ayang..” terima Iweth sambil tersenyum. Kemudian Dani pun berlari ke arah WC umum itu. Iweth pun duduk di sebuah bangku dekat jalan menunggu Dani. Tiba-tiba ada seorang laki-laki lewat di depannya. Dia adalah Ari , teman sekelas Iweth. Iweth yang merasa mengenal laki-laki itu pun menyapanya. “Hey, mau kemana nih?” sapa Iweth sambil tersenyum. “Oh itu kamu, weth. Hmm.. aku mau beli puls...

Pasopati III: Angelover

Fikri atau Fix de Angelo yang hebat dalam soal percintaan sebenarnya dulu hanya laki-laki yang selalu dipecundangi oleh para perempuan. Kisahnya berawal saat dia pertama kali bertemu dengan Eka. Mereka bertemu secara tidak sengaja saat Eka disuruh menyelidiki tentang Fix yang saat itu sedang mendekati temannya. “Hari yang melelahkan” gerutu Fix dalam hatinya sambil berjalan menuju kelasnya. Tapi tepat di depan pintu dia bertabrakan dengan seorang perempuan yang hendak keluar. “Aduh!” rintih perempuan itu. Lalu mereka berdua pun jatuh berhadapan. “Aduh.. kamu kalau jalan lihat-lihat dong..” gerutu perempuan itu sambil merintih kesakitan. “Ya ini juga aku lihat kok. Kalau gak lihat mah pastinya aku bakalan pake kacamata hitam dan membawa tongkat.” Tukas Fix dengan cerdik. “Ah.. terserah kamu saja deh.” sahut perempuan itu. Fix pun menyodorkan tangannya bermaksud memberi bantuan. Tapi tiba-tiba ada yang menariknya dari belakang sehingga ia pun terjatuh lagi dan terjungkir kebelakang. “Go...

Pasopati II: Flashback Of Eka, bagian 5

Eka mampu mengalahkan ke 10 orang yang di bawanya ke depan sekolah. Sementara itu Rahmat juga bisa mengalahkan orang-orang yang digiringnya juga. Tapi berbeda dengan Richie yang mulai kewalahan melawan 10 orang sekaligus. Saat Richie sudah terdesak tiba-tiba datang bantuan dari Joe dan kawan-kawan. “Lu gak apa-apa kan?” tanya Joe pada Richie yang terduduk di tanah karena terdesak. “Ya, untung aja kalian datang.” sahut Richie sambil mencoba bangkit. Kemudian Richie dan Joe CS pun melawan kesepuluh orang itu. Sekarang mereka jadi 5 lawan 10. Sementara itu, Eka dan Rahmat pergi ke halaman tengah untuk berhadapan dengan ketua geng motor itu. “Rahmat, kau sudah kalahkan mereka?” tanya Eka yang berpapasan dengan Rahmat di depan kelas mereka. “Yes, I do. Oh ya, dimana Richie?” jawab Rahmat sambil balik nanya. “Hmm.. mungkin masih bertarung. Bagaimana kalau kita langsung hadapi saja ketuanya.” ajak Eka. “Come on!” terima Rahmat. Kemudian Eka dan Rahmat pun menghampiri ketua geng motor itu. “H...

Pasopati II: Flashback Of Eka, bagian 4

Eka yang putus asa berkata pada Isti dan Rahmat, “Kemana saja asal terjauh dari yang namanya cinta.”. Itulah yang dikatakan oleh Eka sambil berlalu pergi dari mereka berdua. “Rahmat, gimana nih?” tanya Isti yang mulai cemas. “Hmm.. sore ini kita kumpul di Base Camp. Kita selidiki apa penyebabnya bersama-sama.” ujar Rahmat dengan nada serius. “Baiklah.” terima Isti. Sore harinya pun mereka berkumpul di Base Camp. Rahmat, Richie, dan Isti merundingkan tentang Eka. “Baiklah, tadi pagi aku dan Isti bertemu Eka. Tapi dia tampak aneh. Dia seperti yang sedang putus asa. Jadi, apa kamu punya masukan sesuatu, Richie?” tanya Rahmat setelah menjelaskan tentang Eka. “Mungkin ini ada kaitannya sama Ihat.” jawab Richie. “True. Maybe that the reason what make Eka be despair. Maybe ada apa-apa antara Eka dan Ihat.” sahut Rahmat membenarkan. “Ihat. Memang ada hubungan apa Eka dengan Ihat?” tanya Isti, penasaran. “Jawab jangan, mat?” bisik Richie menanyakan pendapat Rahmat. “Jawab aja lah.” sahut Rahma...

Pasopati II: Flashback Of Eka, bagian 3

Eka dan kawan-kawan berhasil masuk ke dalam pondok itu. Mereka terbagi dalam 2 tim, tim 1 sebagai pengalih perhatian, sedangkan tim 2 bertugas mencari bos dan dalang dari semua ini. Tim 2 yang di pimpin oleh Rahmat, melakukan penyerangan dari arah belakang. Mereka masuk lewat pintu belakang dan menyusup tanpa suara. Disana hampir tak ada penjaga karena semuanya teralihkan oleh tim 1 yang di pimpin oleh Eka. Tim 2 memeriksa s a tu persatu ruangan yang ada. Dan hampir semuanya hanyalah ruang kosong atau hanya gudang. Mereka pun mencoba pergi ke lantai atas. “Rahmat, sebenarnya kita sedang mencari apa?” tanya Sinta. “Kita akan cari Dion dan sekaligus boss dari mereka yang menculik Dion.” jawab Rahmat dengan berbisik karena mereka sedang mengendap-ngendap. “Sst..” Rahmat memberi isyarat agar timnya tetap diam karena mereka melihat seorang penjaga di depannya. Kemudian Rahmat pun mengendap-ngendap berjalan ke belakang penjaga itu lalu memukul pundak penjaga itu hingga pingsan. “Ok! Clear...

Pasopati II: Flashback Of Eka, bagian 2

Eka dan kawan-kawan mulai melakukan penyelidikannya lagi. Sekarang giliran rumah Dion, sang pacar dari Rita si korban. Karena itu hari minggu, jadi mereka bisa melakukan penyelaidikan lebih awal. Pagi-pagi sekali mereka sudah berkumpul di base camp untuk siap-siap berangkat. Karena memang mereka harus membagi tugas lagi. Di ruang berunding mereka pun mulai melakukan pembicaraan. “Hari ini kita akan mulai menggeledah, karena aku sudah mendapatkan surat ijin penggeledahan.” ujar Eka sambil menunjukan secarik kertas yang berisikan ijin penggeledahan dari polisi. “Oh ya, surat I’m mana? Kan waktu itu I’m minta surat ijin penggunaan kekerasan ke polisi friend mu itu.” tanya Rahmat. “Oh iya, ini suratnya.” sahut Eka sambil memberikan surat yang diminta oleh Rahmat tersebut. “Sekarang kita akan membagi tugas lagi. Richie akan menggeledah di kamarnya Dion. Rahmat coba tanya-tanya ke orang tuanya masalah si Dion ini. Sementara aku akan tanyakan pada seseorang yang sudah janji akan aku tanyai...

Pasopati II: Flashback Of Eka, bagian 1

Image
Untuk mengetahui penyebab Eka jadi pendiam, kita harus kembali ke masa lalu Eka. Eka mengalami trauma cinta dua kali. Yang pertama kali terjadi saat dia masih SMP, dan yang kedua terjadi saat dia kelas 1 SMA semester akhir. Kedua kejadian inilah yang disebutkan oleh Fix sebagai ‘tragedi cinta’. Di mulai saat dia SMP kelas 3 di SMPN 2 Bungursari . Saat itu dia belum begitu dingin pada perempuan. Dia punya ciri khas payung hitam yang selalu dibawa kemanapun ia pergi. Dia juga sering dikucilkan karena sifatnya yang nampak seperti orang bodoh dan kebiasaannya membawa payung tersebut. Di suatu pagi, seperti biasa Eka pergi sekolah dan melangkah dengan penuh semangat sambil memutar-mutar payungnya di sebelah kanannya. Dia bisa melakukan itu karena payungnya sekali buka, bukan payung lipat. Saat sampai di sekolah, di gerbang dia berpapasan dengan salah satu sahabat karibnya saat itu. Namanya adalah Richie. Dia orangnya keren, gaul, dan jago dalam hal permesinan. Dia salah satu dari 3 detekt...