Memo, chapter 64 - Menyampaikan 2
Waktu istirahat sudah hampir selesai, Arya masih belum menyampaikan pesan dari seniornya pada Alice dan Shinta. Arya pun tampak depresi duduk dikantin. "Aku harus memikirkan cara menyampaikan pesan tanpa harus mengatakannya langsung. Tapi bagaimana?" gumam Arya sambil menempelkan pipinya di meja kantin. "Woy Arya! Tumben kamu ada dikantin. Ada apa?" sapa Fajar. "Tolong jangan ganggu aku dulu. Aku sedang berpikir." sahut Arya. "Eh, memangnya kamu lagi mikirin apa sih? Tidak biasanya kamu kelihatan bingung banget." tanya Fajar. "Bukan urusanmu." jawab Arya dengan malas. "A-.. kenapa hari ini kau dingin banget padaku. Apa kau membenciku atau semacamnya?" tanya Fajar. "Tidak juga." jawab Arya sambil memegang dagu. "Dari jawabanmu yang singkat-singkat itu. Jelas banget kau membenciku." tukas Fajar. "Kalau kamu terus menggangguku seperti itu sudah pasti aku akan membencimu." sahut Arya dengan p...