Memo, chapter 9 - Lupa
Arya sampai dirumah, dan ia langsung mengeluarkan ponselnya. Dia membuka facebook dan mengecek apakah ada pemberitahuan penting. Dan ternyata kosong, seperti biasanya.
"Satu-satunya pemberitahuan yang menghiasi facebook-ku hanya pemberitahuan ulang tahun saja." ucap Arya dengan suram.
Arya pun mengambil minum dari kulkas, terlihat tulisan Peps* di botol yang ia ambil. Ia mengambil gelas dan menuangkan isi botol itu. Dan ternyata walaupun tulisannya Peps*, isinya hanya air biasa.
"Ah, segarnya pulang sekolah panas gini minum Peps*." kata Arya walaupun yang ia minum hanya air biasa.
Arya masuk ke kamarnya dan meletakan tas nya.
"Hari ini banyak sekali kejadian tak terduga. Mungkin aku bisa menuliskannya menjadi cerita." ujar Arya sambil membuka aplikasi Notepad di ponselnya.
Namun setelah beberapa saat dia hanya diam dan bengong.
"Apa yang harus kutulis sebagai pembuka nya?!!!" ucap Arya tampak bingung.
Arya pun menutup aplikasi Notepad dan beralih mencari sesuatu yang menarik di internet.
"Kali aja dapat inspirasi." pikir Arya.
Arya pun browsing di sebuah forum terkenal bernama Kask*s. Dari siang hingga sore Arya malah ke asikan melihat thread-thread menarik.
"Oh iya, mungkin hari ini sudah rilis." ucap Arya.
Kemudian dia membuka tab baru dan browsing situs lain.
"Haha.. seperti yang kuduga, anime nya sudah rilis." ucap Arya.
Arya langsung mengunduh anime itu dan kembali browsing.
"Tunggu sebentar, sepertinya ada sesuatu yang kulupakan.. ah sudahlah sepertinya tidak begitu penting." sambung Arya tampak kembali browsing sambil nunggu unduhan.
Catatan hari ini:
Jika kamu ingin lakukan sesuatu lakukan lah saat itu juga sebelum kamu lupa. Kecuali kamu bukan orang pelupa.
Comments
Post a Comment
Gunakanlah bahasa yang baik dan benar juga dengan kata-kata yang sopan dan bertanggung jawab.