Memo, chapter 23 - Senior Junior 4
Arya sedang berjalan menuju ke ruang ekskul sastra. Tiba-tiba dia dicegat oleh ketua OSIS.
"Jadi kamu yang masuk ke ekskul sastra itu?" tanya ketua OSIS dengan tampak berwibawa.
"Ya. Kakak siapa ya?" tanya Arya.
"Aku ketua OSIS." jawab ketua OSIS.
"Tidak, bukan itu yang aku tanyakan. Tapi, kakak siapa?" sahut Arya mencoba memperjelas pertanyaannya tapi malah memperumitnya.
"Sudah kubilang, aku ketua OSIS. Kamu bego ya." jawab ketua OSIS lagi dengan sedikit jengkel.
"Makanya aku tanya, kalau kakak itu ketua OSIS, alasannya apa kakak bertanya aku dari ekskul sastra atau bukan. Memangnya kakak siapa? Anggota ekskul sastra juga kah?" jelas Arya.
"Kenapa tidak bilang dari tadi!" bentak ketua OSIS.
"Jadi kakak anggota ekskul sastra juga? Kok aku jarang lihat." ujar Arya.
"Bukan, aku bukan anggota ekskul sastra." jawab ketua OSIS.
"Lho, terus dari mana senior tahu aku anggota ekskul sastra?" tanya Arya.
"Lah aku kan ketua OSIS, aku punya akses ke pusat data semua ekskul. Terutama data daftar anggota mereka. Disana ada juga fotonya, makanya aku tahu itu kamu." jawab ketua OSIS.
"Lah kalau tahu kenapa harus tanya diawal tadi?" kata Arya langsung membuat ketua OSIS diam terpaku.
Ketua OSIS terdiam beberapa saat. Arya hanya memiringkan kepalanya bingung apa yang terjadi pada ketua OSIS.
"Y-ya.. sudahlah. Aku hanya menyapa saja. Hahaha.. selamat sore.." ujar ketua OSIS dengan malu berpamitan lalu meninggalkan Arya.
Arya pun melanjutkan langkahnya setelah menghela napas sejenak. Sementara ketua OSIS berjalan menjauh dari Arya. Tapi kemudian ia berhenti seperti menyadari sesuatu.
"Sialan!! Dia membuatku lupa tujuanku sebenarnya!!!" pekik ketua OSIS sambil memegang kepalanya dan kaget karena baru ingat sesuatu.
Semua orang yang lewat langsung melihat ke arah ketua OSIS. Dari kejauhan, seorang gadis berkacamata berambut panjang memperhatikan sambil memegang ponselnya. Tampak senyuman licik diwajahnya.
Catatan hari ini:
Manusia itu gampang teralihkan, karena itu mereka rentan tersesat. Makanya, selalu buatlah sebuah clue atau catatan sebagai pedomanmu supaya saat teralihkan kamu bisa kembali pada tujuan awalmu.
"Jadi kamu yang masuk ke ekskul sastra itu?" tanya ketua OSIS dengan tampak berwibawa.
"Ya. Kakak siapa ya?" tanya Arya.
"Aku ketua OSIS." jawab ketua OSIS.
"Tidak, bukan itu yang aku tanyakan. Tapi, kakak siapa?" sahut Arya mencoba memperjelas pertanyaannya tapi malah memperumitnya.
"Sudah kubilang, aku ketua OSIS. Kamu bego ya." jawab ketua OSIS lagi dengan sedikit jengkel.
"Makanya aku tanya, kalau kakak itu ketua OSIS, alasannya apa kakak bertanya aku dari ekskul sastra atau bukan. Memangnya kakak siapa? Anggota ekskul sastra juga kah?" jelas Arya.
"Kenapa tidak bilang dari tadi!" bentak ketua OSIS.
"Jadi kakak anggota ekskul sastra juga? Kok aku jarang lihat." ujar Arya.
"Bukan, aku bukan anggota ekskul sastra." jawab ketua OSIS.
"Lho, terus dari mana senior tahu aku anggota ekskul sastra?" tanya Arya.
"Lah aku kan ketua OSIS, aku punya akses ke pusat data semua ekskul. Terutama data daftar anggota mereka. Disana ada juga fotonya, makanya aku tahu itu kamu." jawab ketua OSIS.
"Lah kalau tahu kenapa harus tanya diawal tadi?" kata Arya langsung membuat ketua OSIS diam terpaku.
Ketua OSIS terdiam beberapa saat. Arya hanya memiringkan kepalanya bingung apa yang terjadi pada ketua OSIS.
"Y-ya.. sudahlah. Aku hanya menyapa saja. Hahaha.. selamat sore.." ujar ketua OSIS dengan malu berpamitan lalu meninggalkan Arya.
Arya pun melanjutkan langkahnya setelah menghela napas sejenak. Sementara ketua OSIS berjalan menjauh dari Arya. Tapi kemudian ia berhenti seperti menyadari sesuatu.
"Sialan!! Dia membuatku lupa tujuanku sebenarnya!!!" pekik ketua OSIS sambil memegang kepalanya dan kaget karena baru ingat sesuatu.
Semua orang yang lewat langsung melihat ke arah ketua OSIS. Dari kejauhan, seorang gadis berkacamata berambut panjang memperhatikan sambil memegang ponselnya. Tampak senyuman licik diwajahnya.
Catatan hari ini:
Manusia itu gampang teralihkan, karena itu mereka rentan tersesat. Makanya, selalu buatlah sebuah clue atau catatan sebagai pedomanmu supaya saat teralihkan kamu bisa kembali pada tujuan awalmu.
Comments
Post a Comment
Gunakanlah bahasa yang baik dan benar juga dengan kata-kata yang sopan dan bertanggung jawab.