Memo, chapter 2 - Bangun Pagi
Hari ini adalah hari pertama Arya untuk MOS. Kadang bangun pagi bisa jadi masalah karena terlalu ingin bangun tepat waktu. Jam 4 pagi Arya pun bangun.
"Aahh.. ini masih terlalu pagi. Kenapa aku bangun lebih awal daripada alarm ku?" keluh Arya yg kemudian kembali memejamkan matanya.
Arya pun tertidur lagi. Dan sekitar pukul 5.30 dia terbangun kembali.
"Ah.. setengah jam lagi dah, kagok." ucapnya sambil menarik samping sarung nya dan kembali tidur.
Jendela terlihat semakin terang oleh cahaya matahari pagi. HP nya Arya berbunyi tanda alarm jam 6 pagi. Namun, Arya tertidur pulas. Dan sekitar pukul 6.40 Arya pun bangun karena alarm tunda HP nya.
"Sudah jam berapa sekarang?" ucapnya sambil melihat jam di HP nya.
Melihat sudah lewat dari waktu semestinya Arya pun shock.
"Apa?!!" ucap Arya yg terkejut ala sinetron.
Dia pun meloncat dari kasur dan langsung ke kamar mandi.
"Sialan kenapa alarm ku berbunyi pukul 6.40, padahal aku set pukul 6.00?!!" gerutu Arya di dalam kamar mandi.
Padahal itu tadi bunyi alarm tunda yg berbunyi setiap sepuluh menit kalau-kalau alarm tidak dimatikan manual. Dan HP nya sudah berbunyi 5 kali. Akhirnya dia pun sampai disekolah terlambat. Dan Arya berdiri didepan dihukum senior.
"Kenapa baru datang?" tanya senior dengan galak.
"Alarm ku rusak." jawab Arya sambil manyun karena kesal.
"Hah? Kok bisa?" tanya senior lagi.
"Tak tahu dah, aku set jam 6 malah bunyi jam setengah 7. Padahal jam nya benar." jawab Arya lagi.
"Otakmu tuh yg rusak." ucap senior yg kesal.
Catatan hari ini:
Jangan memaksakan tepat waktu jika bisa memulai lebih awal.
Comments
Post a Comment
Gunakanlah bahasa yang baik dan benar juga dengan kata-kata yang sopan dan bertanggung jawab.