VocaWorld, chapter 15 - Cheery Princess

Saat itu adalah pelajaran terakhir, yaitu pelajaran praktek menyanyi. Dan Hatsune Miku menyanyikan lagunya yg berjudul World is Mine. Teman-temannya pun bertepuk tangan saat Miku selesai menyanyikan lagu tersebut.
"Wah.. Miku-chan hebat. Lagu siapa itu barusan?" tanya Gumi saat Miku kembali ke meja nya.
"Itu laguku sendiri." jawab Miku sambil duduk dibangkunya.
"Be-benarkah itu?" ucap Gumi terkejut.
"Ya, beneran dah. Walau aku gak ingat sih kapan membuatnya. Tapi yg pasti sejak kecil aku selalu menyanyikan lagu ini." jelas Miku sambil berpikir.
"Ya barusan kita baru saja mendengarkan lagu dari teman kita, Hatsune Miku. Bisa dibilang lagunya itu bagus. Dan nada-nadanya juga mudah diingat. Begitu pula dance nya. Untuk yg barusan saya akan beri nilai A!" ujar Yoshino-sensei.
"Yeah!" sorak teman-temannya.
"Kamu hebat sekali Hatsune!" ucap teman-teman sekelasnya.
"Waahh.. nampaknya saat ini kamu jadi bintang dikelas ini. Hebat.." ucap Gumi pada Miku.
Miku pun hanya bisa tersenyum sambil garuk-garuk kepala.
"Nampaknya, sekarang sudah saatnya." ucap Ray sambil tersenyum.
Saat bel pulang berbunyi, tiba-tiba ada pemberitahuan di speaker.
"Kepada Gumi dari kelas 1-B diharap segera ke ruang OSIS. Sekali lagi, kepada Gumi dari kelas 1-B diharap segera ke ruang OSIS." kata orang di speaker itu.
"Eh, kenapa? Apa aku punya salah?" ujar Gumi tampak cemas.
"Hmm.. mungkin ini tentang earophoid milikmu. Beberapa hari yg lalu kan earophoid mu sedang di pinjam oleh Megurine-senpai." sahut Miku.
"Mungkin iya. Ka-kalau begitu apa Miku-chan bisa menemaniku ke ruang OSIS. Aku gugup kalau sendirian." pinta Gumi sambil mengambil tasnya.
"Baiklah. Ayo.." terima Miku.
Kemudian setelah membereskan barangnya, Miku dan Gumi pun pergi menuju ruang OSIS.
"Nah sekarang saatnya untukku bekerja lagi. Aku harus membereskan ini sebelum dia keluar dari gedung sekolah." ujar Ray sambil membawa tasnya.
"Woy Aniki!" panggil Dante dari arah pintu kelasnya.
"Segera ke atap. Nampaknya mereka juga sudah mengetahuinya juga. Musnahkan sebanyak yg kau bisa, Dante." suruh Ray sambil lewat disamping Dante tanpa menoleh.
"Aniki mau kemana?" tanya Dante.
"Aku ada urusan yg lebih penting." jawav Ray dengan singkat.
Kemudian Dante pun bergegas naik ke atap gedung sekolah. Sementara Ray turun ke lantai 1. Miku dan Gumi sudah sampai di depan ruang OSIS. Mereka berdua pun mengetuk pintu.
"Permisi.. ini saya Gumi." ucap Gumi sambil mengetuk pintu.
"Ya masuk." sahut Luka.
Kemudian mereka pun masuk.
"Wah.. kamu bawa temanmu juga ya. Siapa namanya?" ujar Luka sambil tersenyum ramah.
"Na-namaku Hatsune Miku. Salam kenal.." jawab Miku tampak sedikit gugup.
"Salam kenal juga, Miku-chan.." sahut Luka.
"Jadi ada apa saya dipanggil kemari?" tanya Gumi.
"Tak usah terlalu formal Gumi-chan. Oh iya, ini earophoid mu sudah selesai." balas Luka sambil mengangkat sebuah kardus.
Gumi pun menerima kardus itu dengan kedua tangannya. Gumi menatap Luka, dia tampak bingung mesti bagaimana.
"Silahkan dibuka.." ucap Luka sambil tersenyum lagi.
Gumi pun menurutinya. Dia meletakan kardus itu di salah satu meja lalu membukanya. Saat dibuka dia terkejut, ternyata itu adalah earophoid baru. Mirip punyanya yg dulu, namun terlihat lebih bagus dan lebih canggih.
"Waahhh.." ucap Gumi tampak senang saat mengangkat earophoid itu.
"Apakah aku boleh mencobanya, Megurine-senpai?" tanya Gumi dengan wajah bahagia.
"Luka saja. Panggil Luka saja, Gumi-chan. Dan lagipula itu milikmu, silahkan saja kalau mau dicoba." sahut Luka membalas dengan senyuman.
"Baik, Luka-neesama." ujar Gumi.
Gumi pun memakai earophoid itu. Dan ia pun bersiap berubah.
"Start up! System: on! Vocaloid mode: ready!" ucap Gumi sambil berpose, dan lampu earophoid itu pun bersinar hijau.
Ray mengintip dari pintu yg sedikit terbuka.
"Aku penasaran, seperti apa jadinya tipe khusus itu." ujar Ray dalam hati.
"Megpoid!!" teriak Gumi yg kemudian diselimuti angin yg bersinar kehijauan.
Kemudian terlihatlah Gumi dalam keadaan berubah setelah angin menghilang. Dia terlihat memakai pakaian serba hijau muda, seperti warna daun yg masih muda. Di kepalanya tampak ada sebuah goggle atau kacamata renang.
"Wah.. cantiknya.." ucap Miku saat melihatnya.
"Be-benarkah?" sahut Gumi tampak malu.
"Beneran kok. Gumi-chan terlihat imut banget." tambah Luka.
"Te-terima kasih.." ucap Gumi.
Ray pun menutup pintu ruang OSIS itu kembali. Lalu berlalu pergi meninggalkan tempat itu.
"Ini semakin menarik saja. Perkembangannya lebih cepat dari yg kuduga." ujar Ray sambil berjalan santai.

Di atap sekolah terlihat Dante bersiap memakai earophoid nya. Dia juga memakai jaket putihnya.
"Let's rock." ucap Dante dengan nada pelan mengaktifkan kekuatannya.
Dante pun berubah, dan ia seperti bersiap melakukan pertarungan.
"Aku tak menyangka hal ini, Aniki memang hebat." ujar Dante sambil tersenyum.
Di hadapan Dante terlihat puluhan sosok hitam seperti manusia dan memiliki mata satu berwarna merah. Dan mereka pun mulai menyerang Dante.
"Dance: Brutal!" teriak Dante yg lalu menendang salah satu sosok hitam itu.
Sosok hitam yg di tendang Dante menabrak 2 sosok hitam lain lalu menabrak pagar kawat pembatas. Saking keras nya, 3 sosok hitam itu pun menghilang dan pagar kawat itu pun bengkok. Sementara sosok hitam yg lain masih menyerang Dante, namun Dante bisa menghindarinya dengan mudah. Dante malah bisa menyerang balik mereka dengan serangan brutalnya. Semua yg terkena serang Dante langsung menghilang satu persatu. Dari yg jumlahnya puluhan sekarang hanya tinggal 2. Dante bisa memukul yg satu, namun yg satunya lagi berhasil kabur.
"Sial. Aniki pasti akan memarahiku kalau ia tahu aku membiarkan ada yg kabur." pekik Dante dalam hatinya.
"Jangan lari!!!" teriak Dante sambil melompat mengejar sosok hitam itu.
Sementara itu, Miku dan Gumi tampak sedang pulang bareng.
"Jadi beneran boleh nih aku main ke rumahmu, Miku-chan?" tanya Gumi yg berjalan di sampingnya.
Sekarang Gumi sudah memakai seragamnya lagi.
"Beneran dah. Nanti aku kenalkan ke adik-adikku yg manis-manis." jawab Miku.
"Kamu punya adik?" tanya Gumi lagi tampak penasaran.
"Ya, namanya Rin-chan dan Len-chan. Mereka kelas 1 SMP" jawab Miku tampak semangat.
"Oohh.. aku jadi tak sabar pengen lihat mereka." ujar Gumi tampak semakin penasaran.
Tiba-tiba muncul sosok hitam di depan mereka. Hal itu membuat mereka berdua terkejut.
"A-apa itu?" ucap Miku tampak ketakutan.
"Aku juga tak tahu, Miku-chan." sahut Gumi.
Sosok hitam itu pun melirik ke arah Miku dan Gumi dengan matanya yg besar itu.
Dari kejauhan Dante melihat sosok itu. Namun dia juga melihat ada Ray tampak sedang sembunyi.
"Aniki, sedang apa dia disana?" ujar Dante bertanya-tanya saat berada di udara.
Kemudian Dante pun melompat berpijak pada pagar ke arah Ray. Dan ia pun mendarat tepat dihadapan Ray dekat pohon. Saat itu mereka ada di taman.
"Aniki, sedang apa kau disini?" tanya Dante pada Ray.
"Sssttt.. diam dan perhatikan." suruh Ray dengan nada pelan.
Kemudian Ray berubah dalam sekejap dan menghampiri Miku dan Gumi.
"Melody of Silent." ucap Ray.
Kemudian Ray bernyanyi tanpa lirik, dia hanya mengeluarkan suara "hmm" saja. Dan keadaan disekitar menjadi hitam putih dalam radius 10 meter. Saat itu Ray bergerak sangat cepat, dan tidak sampai 2 detik, dia langsung berada di antara Miku dan Gumi. Kemudian dia membisikkan sesuatu pada Miku.
"Dengarkan aku, Miku-chan. Aku akan memberi tahumu, rahasia earophoid." bisik Ray.
Ray terlihat masih membisikkan sesuatu selama beberapa saat. Miku menoleh ke arah suarau itu dan suasana alam sekitar kembali berwarna seperti biasa. Ternyata Ray sudah tak ada disana.
"Tadi itu suara siapa? Seperti ada yg berbisik padaku." ujar Miku dalam hatinya.
Kemudian Miku memakai Earophoid nya. Tatapannya pun berubah, dan sekarang dia tampak tidak takut sama sekali.
"Aniki, apa yg kau bisikkan padanya?" tanya Dante.
"Kamu akan segera tahu. Lihat saja, Dante." jawab Ray.
"System setting. Power lock: switch off! Password: CHEERY PRINCESS." ucap Miku.

To be continued..

Comments

Popular posts from this blog

World Archive - Prolog

World Archive - Chapter 1 【Barong and The Blacksmith】

World Archive - Chapter 2 【A Rising of The Hero of Liberation】